Wednesday, February 10, 2016

Matahari

Matahari
      Matahari adalah bintang induk Tata Surya dan merupakan komponen utama sistem Tata Surya ini. Bintang ini berukuran 332.830 massa bumi. Massa yang besar ini menyebabkan kepadatan inti yang cukup besar untuk bisa mendukung kesinambungan fusi nuklir dan menyemburkan sejumlah energi yang dahsyat. Kebanyakan energi ini dipancarkan ke luar angkasa dalam bentuk radiasi eletromagnetik, termasuk spektrum optik.
     Matahari dikategorikan ke dalam bintang kerdil kuning (tipe G V) yang berukuran tengahan, tetapi nama ini bisa menyebabkan kesalahpahaman, karena dibandingkan dengan bintang-bintang yang ada di dalam galaksi Bima Sakti, Matahari termasuk cukup besar dan cemerlang. Bintang diklasifikasikan dengan diagram Hertzsprung-Russel, yaitu sebuah grafik yang menggambarkan hubungan nilai luminositas sebuah bintang terhadap suhu permukaannya. Secara umum, bintang yang lebih panas akan lebih cemerlang. Bintang-bintang yang mengikuti pola ini dikatakan terletak pada deret utama, dan Matahari letaknya persis di tengah deret ini. Akan tetapi, bintang-bintang yang lebih cemerlang dan lebih panas dari Matahari adalah langka, sedangkan bintang-bintang yang lebih redup dan dingin adalah umum.
     Posisi matahari pada deret utama secara umum merupakan "puncak hidup" dari sebuah bintang, karena belum habisnya hidrogen yang tersimpan untuk fusi nuklir. Saat ini Matahari tumbuh semakin cemerlang. Pada awal kehidupannya, tingkat kecemerlangannya adalah sekitar 70 persen dari kecermelangan sekarang.
    Matahari secara metalisitas dikategorikan sebagai bintang "populasi I". Bintang kategori ini terbentuk lebih akhir pada tingkat evolusi alam semesta, sehingga mengandung lebih banyak unsur yang lebih berat daripada hidrogen dan helium ("metal" dalam sebutan astronomi) dibandingkan dengan bintang "populasi II". Unsur-unsur yang lebih berat daripada hidrogen dan helium terbentuk di dalam inti bintang purba yang kemudian meledak. Bintang-bintang generasi pertama perlu punah terlebih dahulu sebelum alam semesta dapat dipenuhi oleh unsur-unsur yang lebih berat ini.
      Bintang-bintang tertua mengandung sangat sedikit metal, sedangkan bintang baru mempunyai kandungan metal yang lebih tinggi. Tingkat metalitas yang tinggi ini diperkirakan mempunyai pengaruh penting pada pembentukan sistem Tata Surya, karena terbentuknya planet adalah hasil penggumpalan metal.

Sunday, September 13, 2015

Materi Listrik Statis

A. Materi


LISTRIK STATIS

  • Listrik Statis adalah listrik yang diam sementara dalam suatu benda.
  • Semua benda atau zat terdiri atas partikel-partikel yang sangat kecil yang disebut Atom.
  •  Atom terdiri atas inti atom (Nukleon) dan kulit atom. Dalam inti atom terdapat Proton yang bermuatan positif (+) dan Neutron yang tidak bermuatan netral (0). Di kulit atom terdapat Elektron yang bermuatan negatif (-). 
  • Atom Netral jika jumlah elektron sama dengan jumlah proton. 
  • Negatif (Anion) jika atom tersebut kelebihan elektron (mendapat tambahan elektron).
  • Atom Positif (Kation) jika atom tersebut kekurangan elektron Kehilangan elektron). 
Interaksi Muatan-Muatan
Muatan yang sejenis akan saling tolak (plus dengan plus, minus dengan minus)
Muatan yang berlawanan jenis akan saling tarik (plus dengan minus)
Besar gaya tarik atau gaya tolak tersebut bisa ditemukan dengan rumus berikut:
Dimana
F = gaya tarik menarik atau gaya tolak menolak dalam satuan Newton (N)
q1 = besar muatan pertama dalam satuan coulomb (C)
q2 = besar muatan kedua dalam satuan coulomb (C)
k = konstanta gaya coulomb yang nilainya 9 x 109 dalam satuan yang standar
  • 1μC = 10−6 C = 0,000001 C (sepersejuta)
  • Jika menjumpai muatan negatif, tidak perlu diikutkan tanda minusnya dalam perhitungan.
Bahan-Bahan yang dapat dimuati listrik statis berdasarkan deret Tribolistrik:  

Keterangan
Bahan tersebut akan bermuatan positif bila digosok dengan bahan yang berada dibawahnya. Sebaiknya dihafal saja, muatan dari interaksi berbagai kombinasi bahan berikut ini:

Bahan-bahan
Hasil
Proses
Kaca - Kain Sutera
Kaca (+), Sutera (−)
Elektron dari kaca berpindah ke kain sutera
Mistar plastik - Kain wool
Mistar plastik (−), Kain wool (+)
Elektron dari kain wool berpindah ke mistar plastik
Sisir - Rambut Manusia
Sisir (−), Rambut Manusia (+)
Elektron dari rambut manusia berpindah ke sisir
Mistar plastik - Rambut kering
Penggaris (−), Rambut Manusia (+)
Elektron dari rambut manusia berpindah ke penggaris
Balon - Kain Wool
Balon (−), Kain Wool (+)
Elektron dari kain wool berpindah ke balon
Ebonit - Kain Wool
Ebonit (−), Kain Wool (+)
Elektron dari kain wool berpindah ke ebonit
Elektron dari kaca berpindah ke kain sutera bisa juga dibahasakan, kain sutera mendapatkan tambahan elektron dari kaca, elektron dari kain wool berpindah ke mistar plastik bisa juga di katakan, mistar plastik mendapatkan tambahan elektron dari kain wool dan seterusnya.
Yang belum tahu ebonit, sedikit informasi, ebonit itu sebangsa karet vulkanisir yang teksturnya keras. Dibuat dari karet yang dicampur dengan belerang atau sulfur, banyak dipakai diperalatan listrik sebagai isolator atau bahan penyekat.

Elektroskop
Berikut ilustrasi saat sebuah elektroskop di dekati oleh benda bermuatan negatif.

Ilustrasi saat sebuah elektroskop masih netral, pada dasarnya adalah jumlah muatan positif sama dengan jumlah muatan negatif, baik di kepala (atas) maupun di daun kaki elektroskop (bawah).


Sebuah benda bermuatan negatif kemudian didekatkan ke elektroskop. Muatan negatif dari benda akan tolak menolak dengan muatan negatif dari kepala elektroskop, sehingga muatan negatif di kepala elektroskop menjauh menempati daun elektroskop. Akibatnya, daun kaki yang tadinya netral,  menjadi menjadi lebih banyak muatan negatifnya, akhirnya kaki elektroskop akan terbuka akibat gaya tolak menolak muatan negatif di kaki kiri dan kanan elektroskop. 


Bagamana jika elektroskop kondisi awalnya tidak netral, tapi sudah bermuatan positif atau negatif terlebih dahulu?
Jawab:
  • Bila muatan sejenis dengan benda yang didektkan maka daun elektroskop semakin membuka.
  • Bila muatan tak sejenis dengan benda yang didektkan maka daun elektroskop semakun menutup.

B. Evaluasi

Klik di sini, untuk mengerjakan soal latihan !



Sunday, January 5, 2014

Induksi Elektromagnet

a. Medan magnet di sekitar kawat berarus listrik.

Prinsip yang penting untuk mengetahui pembahasan medan magnet pada kawat berarus listrik adalah penemuan Hans Christian Oerted,

Thursday, January 2, 2014

Kemagnetan Bumi

Jika magnet batang dapat bergerak bebas, magnet tersebut cenderung menunjukkan arah utara-selatan kutub bumi. Ujung magnet yang mengarah ke kutub utara disebut kutub utara magnet bumi, sedang ujung magnet yang menunjuk ke arah selatan disebut kutub selatan magnet bumi. Hal ini menunjukkan bahwa ada medan magnet luar yang mempengaruhi arah magnet tersebut (termasuk jarum kompas). Medan magnet luar tersebut tidak lain adalah medang magnet yang berasal dari bumi. Jadi bumi adalah magnet, karena bumi memiliki medan magnet.

Tuesday, November 26, 2013

KEMAGNETAN



Kejadian di kelas 9E, saat Asdar bergiliran piket menghapus papan tulis yang penuh dengan catatan pelajaran IPS, karena habis belajar IPS. Ia kebingungan mencari penghapus yang baru saja digunakan guru IPS. Asdar tidak menemukan, akhirnya ia mengejar Pak Suherman di ruang guru untuk menayakan apakah penghapusnya terbawa. Betapa malunya ia setelah dijelaskan dan diberitahu penghapusnya dilengketkan di samping meja guru. Dengan kejadian tersebut ia teringat pelajaran IPA kelas VI Sekolah Dasar yaitu tentang magnet. Meja guru terbuat dari besi jadi Asdar bisa memprediksi penghapus tersebut terbuat dari spon yang didalamnya terdapat magnet. Kebetulan setelah istirahat nanti, kelas 9E belajar IPA. 
Pengalaman belajar seperti ini yang mendukung pembelajaran tentang kemagnetan. dengan kata lain Asdar lebih siap mengikuti pembelajaran tentang "kemagnetan".